SOP WhatsApp Digitaly

1. Peran & Tanggung Jawab

A. Admin
  • Respon awal
  • Klarifikasi kebutuhan
  • Jaga alur komunikasi
B. Strategis
  • Masuk jika diskusi strategis
  • Konsultasi & penutupan arah

2. Tujuan SOP

Menjaga seluruh komunikasi WhatsApp Digitaly tetap:

  • Hangat & manusiawi
  • Terarah & menenangkan
  • Konsisten, walau dijawab oleh orang yang berbeda

WhatsApp bukan sekadar channel komunikasi, tapi media membangun rasa aman & trust.

3. Prinsip Utama

Semua chat WAJIB mematuhi prinsip ini:

  • Ngajak, bukan nyuruh
  • Dengar dulu, baru jawab
  • Sederhanakan, jangan pamer teknis
  • Selalu akhiri dengan arah (next step)

Tidak terlalu kaku, sales (jualan) dan terlalu teknis, karena itu bertentangan dengan nilai Digitaly.

4. Alur Singkat

Lead masuk → Sambutan hangat → Dengarkan cerita → Klarifikasi → Arahkan (Audit / Call / Next Step)

5. Checklist

A. Respon Awal (First Response)
    Respon maksimal ≤ 1 jam (jam kerja)
    Gunakan sapaan personal & ramah
    Tidak langsung jualan
    Ajak klien cerita dulu

Standar rasa
“Tenang, kita ngobrol dulu aja ya Kak.”

B. Menggali Kebutuhan
    Tanyakan jenis bisnis
    Tanyakan kondisi digital saat ini
    Dengarkan tanpa menyela
    Validasi perasaan klien (bingung / ragu / trauma)

Wajib ada kalimat empatik, contoh:
“Wajar banget kalau bingung, banyak klien kami juga mulai dari kondisi yang mirip.” Ngajak, bukan nyuruh.

C. Memberi Arah (Tanpa Menjual)
    Jelaskan langkah paling ringan terlebih dulu
    Tawarkan solusi awal (bukan paket)
    Jelaskan langkah paling ringan terlebih dulu

Contoh Kalimat:
Larangan: Paket Kami ada tiga…..
Yang Benar: “Langkah paling aman buat mulai itu kita audit dulu, biar gak salah jalan.”

D. Penutup Chat
    Selalu akhiri dengan next step jelas
    Tidak memaksa
    Nada optimis & tenang

Related Post